Masjid di kampung saya, tidak sepi dan juga tidak ramai. Tidak pernah ada shalat dengan jama’ah lebih dari lima shaf. Sebaliknya, tidak pernah juga hanya satu shaf. Lebih dari itu, masjid yang berdiri sejak tahun 1994 ini memang unik. Selain lokasinya yang ada di kompleks Pesantren sekaligus Panti Asuhan, roll of the rolenya juga tidak konvensional. Ketika mayoritas masjid memiliki satu figur sebagai imam yang paten dalam setiap ritual jama’ahnya, masjid di kampung saya tidak. Bukan karena tidak ada figur sentral yang layak menjadi imam. Tapi karena, ya itu tadi, roll of the role yang digunakan berbeda.
Masjid kampung saya, sebenarnya merupakan masjid yang dibangun di tengah lingkungan pendidikan; pesantren dan panti asuhan –seperti tadi sudah saya bilang. Sehingga, jama’ah masjid di kampung saya pun bermacam-macam jenjang usianya. Ada yang masih usia TK, SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi. Uniknya, meski dengan banyaknya jenjang usia itu, posisi sekaligus tugas sebagai imam tidak sulit diperoleh. Semuanya, tentu saja yang berusia PT dan SMA, pasti kebagian jatah menjadi imam dalam shalat berjama’ah. Yah, setidaknya dua hari sekali.
Sekali lagi. Bukan karena tidak adanya figur sebagai imam tetap, karena memang masih ada satu orang pengasuh di sana, dan anaknya. Namun, karena bertujuan untuk menerapkan pembelajaran menjadi imam pada santrinya, maka roll of the rolenya disesuaikan. Misalkan Rohman menjadi imam pada shalat Maghrib, maka Rohim menjadi imam pada shalat Isya’, dan seterusnya. Yang pasti, santri mulai dari usia remaja (SMA) sudah mulai diangkat menjadi imam. Sang pengasuh, hanya mengawasi saja. Toh, secara prinsipil, imam yang berbeda-beda dalam satu jama’ah tetap memiliki final aim yang sama. Beribadah kepada Tuhan.
Lantas, bagaimanakah roll of the role yang bisa diterapkan di Indonesia? Pemilihan Umum sudah berlalu, dengan memposisikan Partai Demokrat sebagai pemimpin yang menggantikan Partai Golkar dan PDI Perjuangan. Sedangkan Pemilihan Presiden sudah di depan mata. Koalisi-koalisi tengil dan centil sudah mulai ramai digunjingkan. Ada satu tokoh yang menjilat ludahnya sendiri dengan harapan mendapat kursi wakil presiden. Sehingga satu partai yang jatah kursi wakil presidennya terancam, balik mengancam akan keluar dari koalisi. Ada juga partai yang kepagian meminta jatah enam kursi di kabinet, jika koalisi mereka memenangkan Pilpres. Ada lagi tokoh-tokoh yang bersatu membentuk koalisi menyerang presiden incumbent. Intinya semua sama, ingin mendapatkan the role.
Nah, jika tetap dengan tujuan Kesejahteraan dan Kemajuan Indonesia yang sama, bisakah the role diroll? Kejayaan Indonesia memang harus dilanjutkan, tapi mungkinkah the role akan diroll? Kita lihat saja.
(Repost dari Roll of the Role)
kenapa contohnya bernama Susilo dan Hidayat?
[Reply]
jangan tunjuk diriku jadi imamnya pokoknya deh
[Reply]
@DETEKSI, kebetulan saja. bukan berarti saya mendukung Hidayat harus menggantikan Susilo sebagai imam Indonesia. :)
makanya, saya ganti menjadi Rohman dan Rohim agar tidak membuat kerancuan berikutnya.
[Reply]
@suwung,
tenang wae Pak. ndak tunjuk-tunjukan kok.
[Reply]
Postingan ini sepertinya membawa simbol2 tertentu
hehehe, gpp deh. Saya juga pengen tatanan baru lagi.
Uchan’s last writing..Just Write!!!
[Reply]
cah ndeso Reply:
April 21st, 2009 at 20:45
@denologis yang biasasaja, gayaner raroh
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 24th, 2009 at 10:46
@Pakde, hem….sedikit dan kecil sih Pakde. Tapi, bukannya it is okey jika direfleksikan pada role di republik ini.
Dan, alhamdulillah, sampai hari ini saya masih belum terjebak untuk masuk dalam partai politik yang mengatasnamakan agama. :)
[Reply]
@Uchan, Ok. saya juga lebih setuju untuk pembaruan. :)
[Reply]
apah? the role?
Reza Fauzi’s last writing..Kenapa Abang Gua Ga Sayang Sama Gua??
[Reply]
subhanallah, cara pemilihan imam bisa ditiru
btw jadi penasaran nie sama satu partai yang jatah kursi wakil presidennya terancam, balik mengancam akan keluar dari koalisi. sama partai yang kepagian meminta jatah enam kursi di kabinet, jika koalisi mereka memenangkan Pilpres. emang partai apaan sih mas, ketinggalan berita politik nie
aR_eRos’s last writing..PKB Diskon Pajak dan Bebas Denda, Terbukti !
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 23rd, 2009 at 10:50
@ardhietechno, saya suka dengar itu, damai dan sejahtera…. :)
[Reply]
sepertinya theroll akan diroll adalah suatu yang mustahil de mas. rakyat sudah terlanjur cinta sama bapak presiden, meski hasilnya belum memenuhi target. tapi minimal sudah ada perbaikan untuk mencapai indonesia yang lebih sejahtera, amiiin.
Hoiron’s last writing..Proklamasi Ngeblog
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 23rd, 2009 at 10:51
@dafhy, semoga perkataan bapakmu bukan dalam arti sebenarnya, jadi negeri ini masih bisa makmur dengan model seperti apapun. :)
[Reply]
munculkan muka2 baru agar imamnya tidak 4L
*lu lagi lu lagi*
galuharya’s last writing..pahlawan dan pecundang
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 23rd, 2009 at 10:52
@iwan, Iya Bung. Semoga cita-cita Bung Iwan untuk mendirikan masjid bisa tecapai dan barokah. Amin.
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 26th, 2009 at 02:50
@casual cutie, meskipun bergandengan erat, semoga ndak kebablasan.
[Reply]
weleh-weleh kalau udah berhubungan dengan politik pasti rumit dan runyam -_-”
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 23rd, 2009 at 10:53
@zee, ya PD lah….kan partai yang paling bersih…. :mrgreen:
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 26th, 2009 at 02:51
@marsudiyanto, Reggae Paklik…. :p
[Reply]
…Ada satu tokoh yang menjilat ludahnya sendiri dengan harapan mendapat kursi wakil presiden……
inilah yang bikin saya kecewa dengan tokoh tokoh dipartai ini, jika benar mereka bisa lebih cepat kenapa tidak walau dengan perolehan suara 14.5%… ternyata mereka takut juga
Omiyan’s last writing..Dia mampu Kenapa Kita Tidak
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 23rd, 2009 at 10:53
@ZOEL, maksudnya? hahahahaha
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 26th, 2009 at 02:51
@Rian Xavier, sebagaimana buah delima….
[Reply]
saya nikmati tulisan ini dan berbicara politik memang mengasyikkan.btw.. aku nggak masuk DPT lo, tapi jangan ngomong-ngomong, aku udah rela kok…
fauzy’s last writing..Wisata Korea II : Menikmati bunga di musim semi
[Reply]
klo udah wilayah politik teman bisa jadi lawan, lawan bisa jadi teman semua demi kekuasaan..
emfajar’s last writing..Ekspresi Pelajar Dalam Menghadapi Ujian Nasional
[Reply]
Tunggu saja waktunya.. siapa yg akan membuat aturan mainnya…
Wongbagoes’s last writing..Sate Kopok, Kuliner Khas Ponorogo
[Reply]
kenangan manis di masjid itu
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 23rd, 2009 at 10:53
@Rian Xavier, thanks.
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 26th, 2009 at 02:53
@s. tuhusetya, benar sekali Pak Sawali. bukti konkrit dari kekononan pemilih tradisionalis itu ada pada anjloknya suara PKB, yang digembosi habis2an oleh Gus Dur. :)
[Reply]
siap sesuaikan, sesuaikan dengan standar kelayakan. kalo gak layak?! ngono yo penak!
senoaji’s last writing..Semua orang boleh bicara tentang aku, sebagai keparat kampungan! Biarlah cuma dibicarakan belum sampai hunus sangkur terus bacok tempurung otakku!.
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 23rd, 2009 at 10:54
@haris, seandainya jadi pemimpin tidak digaji, pasti lebih banyak yang rebutan jadi imam shalat.
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 26th, 2009 at 05:17
@easy, politik itu jadi mirip fear factor aja yah….
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 30th, 2009 at 22:58
@Cak Win, kampung damai sejahtera
Semoga saja ditahun ini kita akan mendapatkan pemimpin yang amanah
Taktiku’s last writing..Ponsel untuk Tunanetra dan Tuna Rungu
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 23rd, 2009 at 10:55
@novi, yah, semoga saja langkah yang sedang ditempuh bangsa ini tidak salah. :)
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 26th, 2009 at 02:53
@buJaNG, Siap Bro. :)
[Reply]
@Reza Fauzi, iyah. :)
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 23rd, 2009 at 10:55
@ulumuddin, sesuai dengan Indonesia tidak?
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 26th, 2009 at 02:54
@Edi Psw, ribet dan ribut ya Pak. :)
[Reply]
@aR_eRos, :)
partai pertama itu partai delapan persenan (untuk meminjam istilah Amien Rais) yang sok bersih itu lo….
partai kedua itu partai yang dulunya penguasa Jatim…. :mrgreen:
**maaf, kalau ada yang tersinggung**
[Reply]
@Hoiron, wah, mindset rakyat yang perlu berubah nih. yang seharusnya dicintai kan bukan Bapak Presidennya, tapi sistem pemerintahannya. :)
[Reply]
@galuharya, bagaimana dengan saya? pantaskah saya menjadi imam? :)
[Reply]
@Krishna, jadi mitnyam ya Bung? :)
[Reply]
@Omiyan, dan sepertinya penjilat ludah sendiri itu akan ditolak. :mrgreen:
[Reply]
@fauzy, politik itu menggelitik Kang. :)
[Reply]
@emfajar, demi the role…. :)
[Reply]
@Wongbagoes, yang seharusnya membuat adalah jama’ah (rakyat) bukan? :)
[Reply]
@cah ndeso, ada apa dengan masjid itu?
[Reply]
@senoaji, penakkansaja!
[Reply]
@Taktiku, amin. :)
[Reply]
Yang temping tercipta damai, maju, sejahtera….gemah ripah loh jinawi
ardhietechno’s last writing..Netmeeting
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 26th, 2009 at 02:50
@antaresa, apik lah…. :)
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 26th, 2009 at 12:11
@Andy MSE, melu-melu yo oleh….
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 30th, 2009 at 23:03
@muhamaze, jangan kira sulit jadi imam, kalo aku, insyaAllah siap deh…. :)
apapun akan dilakukan untuk menuju ke sana begitu juga menjilat ludahnya sendiri om.
aku teringat kata bapakku “negeri ini akan makmur jika pemimpinnya ditunjuk oleh rakyat bukan mengajukan diri seperti saat ini” :)
dafhy’s last writing..Panggil aku Kartini Saja
[Reply]
karena kamu menyinggung masjid……
aq minta kamu doakan yah moga cita2q sejak kecil untuk mendirikan sebuah masjid tercapai yah and diridhoi oleh allah SWT…amin
iwan’s last writing..Waspada Terhadap Kanker Kolorektal
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 24th, 2009 at 10:43
@arafi, :)
[Reply]
Bicara soal partai yg mengancam keluar dari koalisi, cuma mo komen? Kok pede bener ya pake ngancam-ngancam?
zee’s last writing..Retrospective Medan
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 24th, 2009 at 10:43
@annosmile, udah dong….
[Reply]
tim sukses ya hehehehe
ZOEL’s last writing..Nikah Siri yuk
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 24th, 2009 at 10:44
@ardianzzz, yah, semoga takmirnya bisa lebih sensitif. :)
[Reply]
nice post.
Rian Xavier’s last writing..eBook vs Book
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 24th, 2009 at 10:46
@arvernester, iya Mas. :)
[Reply]
kalo soal politik, tentu saja semuanya ingin jadi pemimpin. enak kan. gak seperti jadi imam sholat. he2.
haris’s last writing..Kartini dan Iklan Potongan Harga
[Reply]
konsep kepemimpinan di masjid tadi sudah benar. cuma sayangnya indonesia sedang menuju sekuler, sehingga politik harus dipisahkan dengan agama. aneh,padahal agama mencakup semua lini
novi’s last writing..CLBK itu Ada
[Reply]
wah bagus banget tuh ruling imamnya …
[Reply]
wah apik tenan ngebahas masjid
antaresa’s last writing..Libur UN = 800 Ribu + Nyedot Ingus + Keilangan Kaos Kesayangan
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 26th, 2009 at 02:54
@suryaden, disemprit Panwas Lik. :p
[Reply]
wew,,rame nich masjidnya(^^)v
arafi’s last writing..Quis Tes “Cara Qt Dalam Menjalin Hubungan”
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 26th, 2009 at 02:56
@Masenchipz, yang lebih parah, korban Lumpur Lapindo. :)
yah, semoga saja pemilu 2009 ini bisa membawa berkah untuk Indonesia.
[Reply]
wew..dah ngomong politik nih
[Reply]
jadi makmum aja masih nggak dianggep…
:(
ardianzzz’s last writing..22 April 2009
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 26th, 2009 at 02:57
@achmad sholeh, tapi kadang2 di masjid juga ada konflik kepentingan lo Kang….:)
[Reply]
Jumlah penduduk ditempatmu berapa banyak bro? ini belum dibahas….ukuran mesjid berapa besar? Agama beda dengan Politik…Namun kadang mereka main secara bersamaan…Kadang2 ada politik yang mengatas namakan agama…
Pakde’s last writing..The Punishment
[Reply]
hmmm,, sedikit cerita tentang religi.
cuman pas endingnya larinya ke politik, hehehehe…
arvernester’s last writing..My Brute, Pertarungan antar Ninja.
[Reply]
semoga ada pembaharuan ya mas…
politik dan agama sepertinya bergandengan erat
casual cutie’s last writing..The First Lady’s Choice
[Reply]
Rock ‘n Roll??
marsudiyanto’s last writing..Boleh Dicopy Jangan Dipaste…
[Reply]
ya kalo bicarakan soal pemilu dan capres itu memang agak susah. Dilema juga.
Rian Xavier’s last writing..Seven – Push Email
[Reply]
konon jumlah pemilih di negeri ini tergolong mayoritas pemilih tradisional, mas deno. akibatnya, suara mereka gampang dimanipulasi. meki aturan mainnya dah jelas, seringkali aturan main macam apa pun akan diubah sesuai dengan kepentingan politik sesaat.
s. tuhusetya’s last writing..Menggapai Makna Kearifan Hidup lewat Sastra
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 26th, 2009 at 05:16
@Adyaswara, peace…. :)
untuk keseimbangan…. :)
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 30th, 2009 at 22:57
@ZiE, alirannya GnR itu kan? :mrgreen:
[Reply]
yang aku tau sih ya.. kalo udah terjun di dunia politik harus buang rasa malu dan tebal muka. jadi jilat menjilat ucapan sendiri udah biasa heuheheueheheue
easy’s last writing..Pendapat Kamu ?
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 26th, 2009 at 05:16
@marsudiyanto, haiah, Pak Marsudi ki tinggal mbagi dua…
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 30th, 2009 at 22:58
@buJaNG, bagus banget Mas…. :)
[Reply]
Memang harus seperti ini, tapi imamnya juga harus mumpuni lho…. jangan asal2an…
buJaNG’s last writing..Menampilkan Smile Emotion di WordPress
[Reply]
Wah, bingung kalau harus mikirin pemilu di negara kita.
Serba ribet, hehehe…
Edi Psw’s last writing..Berbagai Kecurangan/Kesalahan dalam Unas 2009
[Reply]
kampanye kon di masjid
suryaden’s last writing..Never ending love dissorder
[Reply]
semua partai sibuk ama koliasi.. kasian situgintung terbengkalai.. hiksss pemimpin macam apah klo kek gini…
melupakan rakyatnya yang pada bingung mo nginep dimana…
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 26th, 2009 at 12:10
@pardicukup,
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 30th, 2009 at 23:01
@spydeeyk, Amiiiin. semoga Imam pada 2009 ini bisa lebih baik dari Imam 2004. :)
PS.: meskipun tetap orang yang sama
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
May 4th, 2009 at 20:00
@Danta, wah, kalo di negeri saya juga gitu, siapa yang kemaruk dia yang dapat.
Politik identik dengan kekuasaan dan kepentingan beda dengan di masjid
achmad sholeh’s last writing..Pileg Telah Usai, Dukung Kampanye Damai GAIA Jalan terus
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 26th, 2009 at 12:11
@casual cutie, haiah, ya ndak boleh lah. :)
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 30th, 2009 at 23:02
@Arikaka.com, ah, biasasaja kok.
selamat melanjutkan deh. :)
[Reply]
Dari mesjid istiqlal turun ke istana negara…hehe
politik itu dinamis, roll of the role menurut saya itu perlu dan mesti di budayakan. Udah bosen ni ama yg ntu2 aja, kali ini, boleh dong “yang lain” jadi pemenang…
Salam kenal, salam sejahtera,
[Reply]
Hebat, commentnya nganti meh satus…
marsudiyanto’s last writing..Parsial
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 30th, 2009 at 22:56
@mawi wijna, wah, kalo Imam yang Makmumnya 200 juta kan prestisius Mas. lebih cepat terasa hasilnya. kalo Imam di Masjid mah abstrak….
[Reply]
Sumpeh, keren banget kie topik…..
Iman Masjid = Presiden……
gut gut./.
pardicukup’s last writing..Puluhan Krupuk di Jalan Raya Pacitan
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 30th, 2009 at 22:59
@phiy, loh, jangan2 sampeyan ni tetangga saya?
[Reply]
emang di masjid boleh kampanye ya bang?
casual cutie’s last writing..Victoria’s Secret Maxi Dress
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 30th, 2009 at 22:59
@byme, maksudnya? :)
[Reply]
Aku ra melu-melu…
Andy MSE’s last writing..Parkir
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 30th, 2009 at 22:59
@kezedot, selamat malam. :)
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
May 4th, 2009 at 19:59
@suwung, yarhamukallah….
*btw, sakit apa ya?* :mrgreen:
[Reply]
Itu kan di Masjid nya mas Dawam kayak gitu. Ada malah masjid yang imamnya saling tunjuk. Mungkin merasa berat ya jadi Imam, nanggung ibadahnya banyak makmum. Tapi herannya, kok yg mau nyalon jadi Presiden banyak ya? Apa mereka ga ngerasa berat? Kan mesti jadi Imam buat 200 juta makmum…
mawi wijna’s last writing..Kesampaian Juga ke Tip Top
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 30th, 2009 at 23:04
@byme, makasih…. :)
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
May 8th, 2009 at 19:07
@wahyu ¢ wasaka, kalau sekedar fasih sih insyaAllah Imam-Imam saya sudah sangat baik kok Mas. Buktinya, janji-janji kampanyenya muluk-muluk semua. :mrgreen:
[Reply]
Role apa??? role n roll bukannya salah satu aliran musik ???!!!!! #^%$$^$^&%## wkekeke…..
[Reply]
Bagus tuh klo diterapkan….
buJaNG’s last writing..Install Windows Millenium
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 30th, 2009 at 23:04
@nyubi, Amin….semoga Indonesia semakin baik. :)
[Reply]
kampungnya mana mas?
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 30th, 2009 at 23:05
@katakataku, loh, apa hubungannya ngomongin negeri jadi pengen tidur lagi? :mrgreen:
[Reply]
sama kek mesjdi deket rumahku,
jemaahnya ga banyak2 amat kecuali ramadhan,
trus imamnya juga suka ganti2
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 30th, 2009 at 23:05
@JAUHDIMATA, tapi Rock n Roll jalan kan Pak?
[Reply]
bambang dan nur aja mas
byme
[Reply]
denologis yang biasasaja Reply:
April 30th, 2009 at 23:06
@alief, dan jumlah jama’ahnya cuma satu dowang? alias tidak ada makmumnya.
[Reply]
selamat sore sahabat………..
aku sapa dalam perkenalan dulu yah
salam hangat dalam persahabatan
[Reply]
Imam yang dianjurkan itu yang lebih banyak dan dalam ilmunya..(CMIIW), dalam kasus di mushalla itu boleh lah klo untuk belajar.. dirolling gt, tp untuk meng-imam-i bangsa ini, yang jadi imam harus yang benar2 banyak dan dalam ilmunya.. tidak boleh coba2 untuk belajar.. apalagi yang pemahaman nya sempit dan dangkal..
Saya tidak menunjuk tokoh X atau tokoh Y, karena penilaian kita terhadap satu tokoh tentunya berbeda-beda.. :) , so.. selamat memilih.. semoga kita mendapatkan imam terbaik untuk kita semua..

Nice post.., keep going on bro..
spydeeyk’s last writing..Google Logo With Morse Code Today
[Reply]
Wah, hebad y klw yg muda dah bsa jd imam..
Btw, satu kata..
Lanjutkan…!
[Reply]
jangan kira mudah jadi imam, kalo aku ogah deh..
muhamaze’s last writing..Saatnya Maju Ekspor Indonesia
[Reply]
mantap bos
byme
byme’s last writing..manfaat tawas untuk menghilangkan bau badan
[Reply]
intinya moga saja
kenduri negara kali ini
membawa perubahan yg signifikan
ke arah yg lebih baik
jgn rakyat yg jadi korban terus
salam kenal mas, jgn lupa komen balek
nyubi’s last writing..Cara Ampuh Meningkatkan SEO dengan Plugin
[Reply]
Itulah negeri kita, negeri yang woww….
(segitu aja deh, soalnya kalo pagi2 gini ngomongin kemelut negeri bisa2 pengen tidur lagi neeh saia)
[Reply]
sayang saya bukan pengurus masjid, (Apalagi jadi pengurus pemerintahan).
jadi saya tidak bisa bikin model rol of the rol.
JAUHDIMATA’s last writing..Moralitas dalam Pendidikan Modern
[Reply]
aku mau jadi imam lok masjidnya sepi doank…..
alief’s last writing..Free Arthemia Premium WordPress Theme
[Reply]
alhamdulillah dah sembuh blognya
[Reply]
Hmmmm salut dengan sistem yang kayak gitu.. kalo di kompleks rumah saya siapa cepat dia dapat
Danta’s last writing..Kejatuhan “Award” Runtuh
[Reply]
Terlepas dari role2 di atas perlu juga di perhatikan persaran yang wajib di miliki seorang imam…
di antara na harus fasih dalam melafalkan ayat.
wahyu ¢ wasaka’s last writing..Cuma Pengen Nanya…???
[Reply]
[...] benar-benar 17 hari yang sepi. Sejak terakhir menulis tentang presiden, putra presiden, politik, dan (ehm) Arwina. Semuanya terpublikasikan paling dekat 17 hari yang [...]
[...] setelah tarik-ulur beberapa minggu, tiga pasang tokoh sudah memastikan diri berkompetisi menjadi calon pemimpin negeri ini untuk lima [...]
[...] malam pertama Ramadhan tahun ini, saya menjadi bilal Tarawih dan Witir di Masjid Al-Amin di Gandu. Sebagaimana sudah turun-temurun, sejak 1995 – sejak keluarga kami hijrah mengikuti Masjid [...]