## Tulisan ini pernah dimuat dalam rubrik Cerpen di minimagz Sapulidi yang terbit di Ponorogo pada Oktober 2008. Sengaja dipublikasikan ulang dengan sedikit perubahan untuk menambah respon dan koreksi dari pembacanya. Selamat membaca, dan silahkan dikomentari. :) ##
Jogja, Oktober 2010
“Bullshit!” gumamku melihat berita di teve. Sebuah tayangan investigasi tentang kelompok Islam garis keras, BLT, Brigade Laskar Tuhan. Konon, kelompok ini merupakan reinkarnasi dari API, Aksi Pembela Islam, yang kolaps paska Tragedi Monas 2 tahun lalu. Setelah kejadian -yang menurutku sangat konyol– itu, API dikecam habis-habisan hingga Pemerintah masa itu terpaksa membubarkan organisasi massa tersebut, di samping juga mengeluarkan pelarangan untuk Ahmadiyah, salah satu sekte dalam ajaran Islam yang dianggap sesat dan menyimpang. Ah, entahlah apapun itu aku tak tahu benar. Yang pasti, paska-pembubaran API, beberapa tokoh kunci API kembali menyusun kekuatan dan membentuk BLT. Mereka semakin “aman” karena pada Pilpres tahun 2009, nyaris enam puluh persen rakyat Indonesia memilih calon presiden dari Partai yang didukung oleh orang-orang “kaku” dan “merasa paling benar” tersebut. Meskipun aku belum banyak tahu kiprah keislaman presiden baruku ini, aku tahu bahwa dia orang penting di parlemen sebelumnya. Ah, akupun juga tak mau membicarakannya. Yang aku tahu pasti hanyalah Islam adalah agama kekerasan, agama yang dibangun dengan pedang dan perang.
Hari ini hari Minggu, tapi aku sudah sejak lama tidak pergi ke gereja, justru setelah aku kuliah di Spartacus, STT (Sekolah Tinggi Teologi) favorit di Jogja. Tak terasa sudah hampir setahun aku menikmati kemurtadan ini. Padahal di kampusku tak semua orang “murtad”, bahkan ada teman sekelasku yang cenderung fanatik, persis seperti API atau BLT yang kugambarkan tadi. Yah, memang dulu dia pernah jadi tukang kebun di gereja. Jadi menurutku, wajarlah kalau nalurinya naluri pengabdi. Daripada hanya tidur-tiduran di kos, kupikir lebih baik pergi ke warnet. Sesampainya di MoyNet, warnet langgananku di Jl. Moses, seperti biasa aku langsung mengambil Paket 3 Jam. Prinsipku, ngenet kalo cuman paket personal alias jam-jaman malah rugi, toh ngenetku pasti minimal 4 Jam. Setelah masuk ke yahoo.co.uk, aku langsung mengetik username denologis dan password *********** untuk login. Ternyata sudah ada 34 e-mail baru. Biasa saja sih, paling-paling juga ada info new comment di blogku, atau yang agak serius biasanya aku mendapat kiriman newsletter dari faithfreedom.org, islamlib.com, dan situs-situs keagamaan (atau keantiagamaan) lain.
Selanjutnya aku buka aplikasi Yahoo! Messenger dan login seperti tadi. Aku biasanya masuk ke room religion, entah Christ, Islam, Jewish, apapun. Bukan apa-apa, di chat room aku justru suka membuat masalah. Misalnya, di room Christ aku tulis I AM JESUS besar-besar dengan warna mencolok. Atau I DON’T BELIEVE KORAN di room Islam. Atau WHAT DO YOU DO WITH YER HANDS di room Buddhist. Hahahaha….
Oops, belum sempat kujalankan “niat jahat”ku menebar teror di room religion, ada instant message masuk dari nickname annalee99, oh my Body! she is my old friend!!! Long time no see dan akhirnya berjumpa kembali di chat room. Dia adalah temanku sewaktu ikut program IALF (Indonesian-Australian Language Foundation), sebuah program pemantapan bahasa Inggris untuk persiapan kuliah di luar negeri. Tapi aku tidak ikut program itu, saat itu aku di Bali karena kabur dari rumah (hehehehe), setelah berdebat dengan orangtuaku yang pendeta Katolik konservatif yang puritan. Kami bertemu dan kenalan sewaktu upacara Ngaben, salah satu upacara adat masyarakat Hindu. And I think she is nice Moslem. Aku tidak menekankan pada Moslemnya, tapi pada nicenya.
annalee99: hi buddy
denologis: how are you????
annalee99: I’m fine. 4 years after our last meeting in Bali, n 1 years on-air
denologis: Yupz
annalee99: apa yang kau kerjakan sekarang? Masih bingung di jalanan?
denologis: ya iya lah. Lha engkau sekarang masih di Kanada kah? Atau di Bali lagi?
annalee99: Aku di Jogja sekarang, gawe ma temen2
denologis: What!!!! Jogja???? I’m here now. Where are you? Serius, aku tak tahu kau ada di Jogja. Aku sekarang studi di Spartacus.
annalee99: Beneran kamu? Aku di Pojok Beteng. Kalo lagi nganggur, maen ke sini juga boleh
denologis: Dekat dong. Aku sekarang di Moses. Eh, ngomong2, kau masih muslim kan? [pertanyaan aneh ^-^]
annalee99: memang aneh banget, ya masih lah. Emang kenapa? Kamu juga masih Christ kan? Kuliah di Spartacus je….
denologis: Gak tau ya. Maksudku, aku masih pikir2 lagi tentang agama. Menurut kamu gimana?
annalee99: Wah, aku no comment deh. Tau sendiri kan kalo kuliahku di social studies ini…
denologis: Lha hiya itu, kalo secara sosial, kamu ada solusi untukku gak?
annalee99: Kalo menurutku, ya sukasukakamu dong. Agama kan hak privasi, gak boleh ada pemaksaan, apalagi dengan kekerasan
denologis: Kamu muslim kan?
annalee99: Look at what I just said. I’m absolutely Moslem.
denologis: Ehm, please jangan tersinggung ya. Coz tak kira, kamu gak akan munafik. Kalo menurutku, agama Islam tu agama perang deh. Aku liat di media, wah parah, all about Islam is just about CRIME. Once ‘gain, I’m so sorry kalo kamu tersinggung.
annalee99: Gimana yah….Tersinggung sih tidak. Coz menurutku, yang kamu liat di media itu salah satu wajah Islam yang terlalu fundamental. And parahnya hal itu justru diblow-up media besar2an
denologis: Bisa jadi sih. Trus kalo menurut kamu, Islam ideal itu gimana?
annalee99: menurutku, (and this is reason why I believe Islam) Islam itu agama yang ramah. Jadi, secara hakiki kekerasan dalam Islam itu tidak ada, bahkan dilarang
denologis: Lha trus API? BLT? Apa mereka tidak melakukan kekerasan atas nama Islam????
annalee99: Seperti aku bilang tadi, mereka adalah salah satu wajah (yang menurutku buruk) dalam Islam. Tapi aku juga gak bisa bilang mereka bukan Islam lo…. I think paradigma seperti mereka juga ada dalam kristiani kok.
denologis: Iya juga sih. Makanya aku bingung dengan agama-agama-agama
annalee99: meskipun tadi aku udah bilang agama hak privat, tapi aku boleh kasih saran kan?
denologis: B O L E H
annalee99: 1. kamu kaji kembali keyakinan agama kamu, ambil doktrin yang sesuai dengan kamu, 2. pelajari dan telaah relevansi dan kegunaan doktrin-doktrin tadi, 3. pertimbangkan dengan hati nurani kemanusiaan kamu, 4. pertimbangkan dengan logika kamu
denologis: kok bingung ya.
annalee99: ya emang musti gitu. Ntar kalo udah ketemu jalannya kan bisa survive
denologis: tak coba deh. Wah, makasih banget yah traininge
annalee99: welkam. Eh, besok ngobrol lagi ya, sorry, aku musti cabut dulu neh. C u.
denologis: key. Best regard, poor denologis.
Tak terasa sudah 4 jam berlalu. Selain diskusi dengan annalee99, aku juga membalas komentar-komentar di blogku. Nyaris tiap hari, ada saja komentar pedas yang masuk, pasalnya, bahkan menurutku sendiri, tulisanku terlalu vulgar, seperti Moammar Emka menggambarkan Pajero Goyang dalam Jakarta Undercover. ;) Entahlah, aku memang selalu kacau jika bicara tentang agama dan Tuhan. Mungkin, chatting singkat dengan annalee99 tadi bisa kujadikan renungan untuk kembali mengenal Yesus, Maria, Saint Paul, dan entah siapa lagi tokoh-tokoh agamaku. Aku tidak banyak mengenal mereka.

pertamax..hehehe salam manis
[Reply]
wah, sek saya baca dulu dech ;)
arifudin’s last writing..Produktivitas ngeblog
[Reply]
Duwowo… nice post
komen liyane kapan2 ae kang.. :lol:
azaxs’s last writing..Be My Valentine
[Reply]
wadoh.. baru kali ini kelihat semua, sejak siang kok gak bisa tadi ya…
memang dialog antara kristen dan islam nggak pernah selesai, karena saling menegasikan dan sama-sama kuatnya… entah sampe kapan…
yang jelas dua-duanya juga suka perang semua… weleh…
suryaden’s last writing..NLP – Neuro Linguistic Programming
[Reply]
kesimpulanya satu….
kamu bisa bahasa ingris
[Reply]
salam kenal manis lagi dari saya mas…
[Reply]
masalah agama ya????/
no comment dah….
[Reply]
wow … cerpen yang keren, mas deno. kritis, dipadu dg kata2 yang bernas dan apa adanya. penggunaan diksinya juga lancar, mengalir sederas arus sungai brantas, hehehe …. semoga laskar api yang suka erjubah dan menenteng pedang dg mengatasnamakan islam itu baca postingan ini. marah ndak yah, mereka?
sawali tuhusetya’s last writing..Blog Agregator Agupena Jawa Tengah
[Reply]
saya sebenrnya pusing …..
aq kagak tahu sebenarnya mana yang salah dengan negri ini. pokoknya aq pusing…..
ada apa sebenarnya…???
mengapa islam gampang sekali terpecah belah….
iwan’s last writing..Bangsaku Terkena Kanker Ketika Sikaya dan Simiskin Mencuri
[Reply]
Bingung mas mo komentar apa.. kalo dah nyangkut pembicaraan antar agama ga ada ujungnya mas.. puciaaaannng.. ^^
Danta’s last writing..Ikutan Polls of the Week di Blog ini Yuk
[Reply]
masalah keyakinan emang sangat pribadi banget…
HAM dan terserah pribadi deh…
Semoga kita selalu bisa berjalan bedampingan walau berbeda////
[Reply]
Selain penggunaan diksi yang lancar serta mampu meramu kata sedemikian rupa, satu hal yang aku temui.. denologis seorang Slanker…. :lol:
azaxs’s last writing..Bengawan Solo
[Reply]
banyak yang mengecam API dan BLT
tapi bagaimanapun jg mereka ‘alat’ yang menurut beberapa pihak masih perlu dipertahankan :P
[Reply]
wah kamu jago juga bahasa inggris yah…..
boleh kursus..heheh………
iwan’s last writing..Kanker Prostat Membayangi Hidup Anda
[Reply]
keren dunk englishnya…kapan2 privat.. hehehe
adel’s last writing..About Go Home (Niza’s Poetry:By Requested)
[Reply]
Hi Friend.. Interesting post.. Keep up the good work.. Do visit my blog and post your comments.. Take care mate.. Cheers!!!
[Reply]
bosa sori … akhirnya muncul juga postinganku akan dirimu wakakakakakkaka
suwung’s last writing..Perbedaan Denologis dan kera, menurut denologis
[Reply]
COOL !!
aCist’s last writing..Blue and Yellow
[Reply]