Diakui atau tidak – pun disadari atau tidak, menjadi warga negara Indonesia seharusnya merupakan keistimewaan terbesar yang kita miliki. Sebagai warga negara Indonesia, kita menerima warisan nusantara paling utama; multikulturalisme. Kita semua hidup bersama dengan berlandaskan warisan tersebut, perpaduan antara budaya kesukuan dan budaya keagamaan.
Budaya suku Madura dan agama Islam -misalnya, dapat menciptakan harmoni yang hidup di tengah-tengah pemilik identitasnya (Madura-Islam). Begitu juga dengan budaya suku Bali dan agama Hindu -misalnya, atau suku Papua dan agama Kristen -juga misalnya. Bahkan, harmoni itu juga terbentuk di tengah-tengah budaya Sasak, Dayak, dan Samin (yang lebih suka mengakui berbudaya Sikep) dengan kearifan lokalnya. Bersambung »
Tapi, it’s okay lah, kita bisa jalan bareng kok.